RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SMA
Mata
Pelajaran : Kimia
Materi : Struktur Atom
dan Mekanika Kuantum
Sub
materi :
Konfigurasi Elektron
Kelas/Semester :
XI/I
I.
STANDAR
KOMPETENSI
1.
Memahami struktur atom untuk meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul,
dan sifat sifat senyawa.
II.
KOMPETENSI
DASAR
1.1
Menjelaskan teori atom Bohr dan mekanika kuantum untuk menuliskan konfigurasi
elektron dan diagram orbital serta menentukan letak unsur dalam tabel periodik.
III.
INDIKATOR
1) Menjelaskan
aturan pengisian elektron berdasarkan aturan Aufbau
2) Menjelaskan
aturan pengisian elektron berdasarkan kaidah Hund
3) Menjelaskan
aturan pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli
IV.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
1)
Siswa dapat menjelaskan
aturan pengisian elektron berdasarkan aturan Aufbau
2)
Siswa dapat menjelaskan
aturan pengisian elektron berdasarkan kaidah Hund
3)
Siswa dapat menjelaskan
aturan pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli
V.
MATERI
POKOK PEMBELAJARAN
Konfigurasi elektron yang pertama kali dipikirkan adalah
berdasarkan pada model atom model Bohr. Niels Bohr adalah orang yang pertama
kali (1923) mengajukan bahwa periodisitas pada sifat-sifat unsur kimia dapat
dijelaskan oleh struktur elektronik atom tersebut.
Suatu cara penulisan yang menunjukkan distribusi elektron
dalam orbital-orbital pada kulit utama dan subkulit disebut konfigurasi
elektron. Pada penulisan konfigurasi elektron perlu dipertimbangkan tiga aturan
(asas), yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.
A.
Prinsip Aufbau
Azas Aufbau menyatakan bahwa :“Pengisian elektron dimulai dari subkulit
yang berenergi paling rendah dilanjutkan pada subkulit yang lebih tinggi
energinya”. Dalam setiap sub kulit mempunyai batasan elektron yang dapat
diisikan yakni :
|
Sub tingkat energi s (1 orbital)
mempunyai maksimal 2 elektron
Sub tingkat energi p (3 orbital)
mempunyai maksimal 6 elektron
Sub tingkat energi d (5 orbital)
mempunyai maksimal 10 elektron
Sub tingkat energy f (7 orbital) mempunyai maksimal 14
elektron
|
Berdasarkan ketentuan tersebut maka urutan pengisian (kofigurasi) elektron
mengikuti tanda panah pada gambar berikut!
Gambar 1. Diagram urutan tingkat energi orbital
Berdasarkan diagram di
atas dapat disusun urutan konfigurasi elektron sebagai berikut :1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 ….
dan seterusnya.
Contoh :
10Ne = 1s2 2s2 2p6
12Mg = 1s2
2s2 2p6 3s2
B. Aturan Hund
Friedrich Hund (1927), seorang ahli
fisika dari Jerman mengemukakan aturan pengisian elektron pada orbital yaitu :
1) Setiap
subkulit harus terisi elektron ½ penuh atau penuh terlebih dahulu.
2) Dalam
mengisi elektron disetiap orbital arah spin harus kearah positif (keatas) terlebih dahulu.
Contoh :
C. Aturan Penuh Setengah Penuh
(Larangan Pauli)
Pauli
menyatakan bahwa :
1)
Pengisian elektron harus
dilakukan dengan pengisian elektron ½ penuh terlebih dahulu.
2)
Hanya berlaku untuk
pengisian elektron pada sub kulit d dan f. Karena sub kulit d dan f akan lebih
stabil apabila terisi ½ penuh atau penuh.
Untuk lebih memahamkan teori ini
perhatikan juga contoh di bawah ini :
24Cr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d4
menjadi 24Cr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d5
dari contoh terlihat apabila 4s diisi 2 elektron maka
3d kurang satu elektron untuk menjadi setengah penuh, maka elektron dari 4s
akan berpindah ke 3d. hal ini juga berlaku untuk kasus :
29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d9
menjadi 29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d10
VI.
MODEL
DAN METODE PEMBELAJARAN
Model pembelajaran : Talking Stick
Metode pembelajaran : Ceramah, diskusi dan tanya-jawab.
VII.
LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
|
Tahap
Pembelajaran
|
Kegiatan
Guru
|
Alokasi
Waktu
|
|
Kegiatan
Awal
|
·
Guru memberikan salam dan berdoa
bersama
·
Guru memeriksa
kehadiran siswa
Apersepsi :
·
Guru menggali pengetahuan siswa
dengan mengigatkan kembali meteri yang telah dipelajari pada kelas X sebelumnya,
yaitu tentang “Konfigurasi elektron berdasarkan kulit elektron”.
·
“Ada yang
masih ingat materi konfigurasi elektron yang telah kalian pelajari pada kelas X lalu?”
·
“Apa
pengertian dari konfigurasi elektron?”
Motivasi :
·
Guru memberi motivasi belajar
kepada siswa dengan pengantar :
·
Kira-kira dengan menggunakan konfigurasi elektron tersebut apakah
kita bisa menentukan letak unsur-unsur yang ada pada sistem periodik secara
keseluruhan?”
·
“Pada hari ini kita membahas tentang konfigurasi elektron yang
berbeda dengan konfigurasi elektron pada kelas X yang lalu. Dengan menggunakan konfigurasi
elektron ini kita bisa mengetahui letak unsur secara keseluruhan dan pasti pada sistem periodik, baik pada sub kulit
s,p,d, maupun f. Namun, sebelum kita menentukan letak unsurnya, pada
pertemuan kali ini kita membahas tentang aturan penulisan elektronnya
terlebih dahulu”.
·
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
·
Guru menjelaskan teknis pembelajaran.
|
4 menit
|
|
Kegiatan
Inti
|
Eksplorasi:
·
Guru membagikan Hand Out kepada
masing-masing siswa.
·
Guru menyajikan materi
pembelajaran.
Elaborasi :
·
Guru menguji pemahaman siswa
dengan cara mengajak siswa bermain.
-
Masing-masing siswa diberi
kesempatan membaca materi yang ada di Hand Out.
-
Setelah selesai membaca, siswa
menutup bukunya.
·
Guru memulai permainan
-
Guru
mengambiltongkatdanmemberikannyakepadasiswa.
-
Guru
memainkan musik sebagai tanda bahwa permainan dimulai.
-
Guru
memberikanpertanyaandansiswa yang memegangtongkatketika musik telah berhenti. Siswa yang bersangkutan tersebutharusmenjawabnya,
demikianseterusnyasampaisebagianbesarsiswamendapatbagianuntukmenjawabsetiappertanyaandari
guru.
Konfirmasi:
·
Guru
menjelaskan kembali bila terjadi kesalahan dalam pemahaman materi.
·
Guru
memberikan umpan balik kepada siswa.
|
8 menit
|
|
Kegiatan
Akhir
|
Refleksi
:
·
Guru
membimbing siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
·
Guru
memberikan evaluasi yang berupa pekerjaan rumah kepada siswa.
·
Guru
mengingatkan siswa untuk mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang
“Hubungan konfigurasi elektron dengan sistem periodik”
·
Guru
mengakhiri kegiatan pembelajaran.
|
3 menit
|
VIII.
MEDIA
DAN SUMBER PEMBELAJARAN
Media : PPT,LCD, Proyektor, Papan tulis,
Spidol, Lembar Evaluasi, Tongkat,
dan
Hand Out.
Sumber : 1) Buku Kimia SMA kelas XI :
-
Sunarya, Yayan dan Agus
Setiabudi. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XI SMA/MA IPA.
Jakarta : PT. Setia Purna Inves.
2)
Intenet
IX. PENILAIAN
1.
Teknik Penilaian:
a.
Aspek Spiritual : Non tes
b.
Aspek Pengetahuan : Tes
tertulis
c.
Aspek Sikap : Sikap siswa
selama pembelajaran berlangsung
d. Aspek
Ketrampilan : Produk hasil siswa menjawab soal guru
2.
Bentuk Instrumen:
a.
Essay
b.
Lembar pengamatan penilaian sikap
c.
Lembar pengamatan penilaian
ketrampilan
LEMBAR EVALUASI
1)
Bagaimana
aturan pengisian elektron berdasarkan aturan Aufbau ?
Jawab:.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Berdasarkan unsur dibawah ini, maka tuliskanlah konfigurasi elektronnya!
a)
8O : ......................................
b)
13Al
: ......................................
c)
20Ca : ......................................
2)
Bagaimana
aturan pengisian elektron berdasarkan kaidah Hund?
Jawab:.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Berdasarkan tabel dibawah, isilah
keterangan salah/benar berdasarkan pengisian elektron pada orbital !
|
NO
|
Pengisian
elektron pada orbital
|
Keterangan
|
|
1
|
|
|
|
2
|
|
|
|
3
|
|
|
|
4
|
|
|
|
5
|
|
|
3)
Bagaimana
aturan pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli? Tuliskan 2 Contohnya !
Jawab:.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
JAWABAN :
1)
Berdasarkan
aturan Aufbau, “Pengisian elektron
dimulai dari subkulit yang berenergi paling rendah dilanjutkan pada subkulit
yang lebih tinggi energinya”.
Konfigurasi
elektron dari masing-masing unsur berikut :
a)
8O : 1s2 2s2 2p4
b)
13Al
: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p1
c)
20Ca :
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2
2)
Berdasarkan kaidah Hund :
a) Dalam
mengisi elektron disetiap orbital arah spin harus kearah positif (keatas) terlebih dahulu.
b) Setiap
subkulit harus terisi elektron ½ penuh atau penuh terlebih dahulu.
Berdasarkan pengisian elektron menurut kaidah Hund :
|
NO
|
Pengisian
elektron pada orbital
|
Keterangan
|
|
1
|
|
Benar
|
|
2
|
|
Benar
|
|
3
|
|
Benar
|
|
4
|
|
Salah
|
|
5
|
|
Benar
|
3)
Pengisian
elektron berdasarkan larangan Pauli :
a)
Pengisian elektron harus
dilakukan dengan pengisian elektron ½ penuh terlebih dahulu.
b)
Hanya berlaku untuk
pengisian elektron pada sub kulit d dan f. Karena sub kulit d dan f akan lebih
stabil apabila terisi ½ penuh atau penuh.
Contoh :
27Co = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7
menjadi 27Co = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d8
26Fe = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6
menjadi 29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d7
Tidak ada komentar:
Posting Komentar