Senin, 05 Desember 2016

RPP DAN SOAL EVALUASI KONFIGURASI ELEKTRON



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan           : SMA
Mata Pelajaran                 : Kimia
Materi                               : Struktur Atom dan Mekanika Kuantum
Sub materi                        : Konfigurasi Elektron
Kelas/Semester                 : XI/I
Alokasi Waktu                 : 1 x 15 menit
 

I.          STANDAR KOMPETENSI
1.      Memahami struktur atom untuk meramalkan  sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul, dan sifat sifat senyawa.

II.      KOMPETENSI DASAR
1.1 Menjelaskan teori atom Bohr dan mekanika kuantum untuk menuliskan konfigurasi elektron dan diagram orbital serta menentukan letak unsur dalam tabel periodik.

III.    INDIKATOR
1)      Menjelaskan aturan pengisian elektron berdasarkan aturan Aufbau
2)      Menjelaskan aturan pengisian elektron berdasarkan kaidah Hund
3)      Menjelaskan aturan pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli

IV.   TUJUAN PEMBELAJARAN
1)        Siswa dapat menjelaskan aturan pengisian elektron berdasarkan aturan Aufbau
2)        Siswa dapat menjelaskan aturan pengisian elektron berdasarkan kaidah Hund
3)        Siswa dapat menjelaskan aturan pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli

V.       MATERI POKOK PEMBELAJARAN
Konfigurasi elektron yang pertama kali dipikirkan adalah berdasarkan pada model atom model Bohr. Niels Bohr adalah orang yang pertama kali (1923) mengajukan bahwa periodisitas pada sifat-sifat unsur kimia dapat dijelaskan oleh struktur elektronik atom tersebut.
Suatu cara penulisan yang menunjukkan distribusi elektron dalam orbital-orbital pada kulit utama dan subkulit disebut konfigurasi elektron. Pada penulisan konfigurasi elektron perlu dipertimbangkan tiga aturan (asas), yaitu prinsip Aufbau, asas larangan Pauli, dan kaidah Hund.

A.     Prinsip Aufbau
Azas Aufbau menyatakan bahwa :“Pengisian elektron dimulai dari subkulit yang berenergi paling rendah dilanjutkan pada subkulit yang lebih tinggi energinya”. Dalam setiap sub kulit mempunyai batasan elektron yang dapat diisikan yakni :
Sub tingkat energi s (1 orbital)  mempunyai maksimal 2 elektron
Sub tingkat energi  p (3 orbital)  mempunyai maksimal 6 elektron
Sub tingkat energi d (5 orbital)  mempunyai maksimal 10 elektron
Sub tingkat energy f (7 orbital) mempunyai maksimal 14 elektron

 





Berdasarkan ketentuan tersebut maka urutan pengisian (kofigurasi) elektron mengikuti tanda panah pada gambar berikut!
Gambar 1. Diagram urutan tingkat energi orbital
Berdasarkan diagram di atas dapat disusun urutan konfigurasi elektron sebagai berikut :1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 …. dan seterusnya.
Contoh :
10Ne         = 1s2 2s2 2p6
12Mg        = 1s2 2s2 2p6 3s2





B.     Aturan Hund
Friedrich Hund (1927), seorang ahli fisika dari Jerman mengemukakan aturan pengisian elektron pada orbital yaitu :
1)      Setiap subkulit harus terisi elektron ½ penuh atau penuh terlebih dahulu.
2)      Dalam mengisi elektron disetiap orbital arah spin harus kearah positif  (keatas) terlebih dahulu.
Contoh :
C.     Aturan Penuh Setengah Penuh (Larangan Pauli)
Pauli menyatakan bahwa :
1)      Pengisian elektron harus dilakukan dengan pengisian elektron ½ penuh terlebih dahulu.
2)      Hanya berlaku untuk pengisian elektron pada sub kulit d dan f. Karena sub kulit d dan f akan lebih stabil apabila terisi ½ penuh atau penuh.
Untuk lebih memahamkan teori ini perhatikan juga contoh di bawah ini :
24Cr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d4  menjadi 24Cr = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d5
dari contoh terlihat apabila 4s diisi 2 elektron maka 3d kurang satu elektron untuk menjadi setengah penuh, maka elektron dari 4s akan berpindah ke 3d. hal ini juga berlaku untuk kasus :
29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d9  menjadi 29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d10



VI.    MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Model pembelajaran      : Talking Stick
Metode pembelajaran    : Ceramah, diskusi dan tanya-jawab.

VII.      LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Tahap
Pembelajaran
Kegiatan Guru
Alokasi Waktu
Kegiatan Awal
·         Guru memberikan salam dan berdoa bersama
·         Guru memeriksa kehadiran siswa

Apersepsi :
·         Guru menggali pengetahuan siswa dengan mengigatkan kembali meteri yang telah dipelajari pada kelas X sebelumnya, yaitu tentang “Konfigurasi elektron berdasarkan kulit elektron”.
·         “Ada yang masih ingat materi konfigurasi elektron yang telah kalian  pelajari pada kelas X lalu?”
·         “Apa pengertian dari konfigurasi elektron?”

Motivasi :
·         Guru memberi motivasi belajar kepada siswa dengan pengantar :
·         Kira-kira dengan menggunakan konfigurasi elektron tersebut apakah kita bisa menentukan letak unsur-unsur  yang ada pada sistem periodik secara keseluruhan?”
·         “Pada hari ini kita membahas tentang konfigurasi elektron yang berbeda dengan konfigurasi elektron pada kelas X  yang lalu. Dengan menggunakan konfigurasi elektron ini kita bisa mengetahui letak unsur secara keseluruhan dan pasti  pada sistem periodik, baik pada sub kulit s,p,d, maupun f. Namun, sebelum kita menentukan letak unsurnya, pada pertemuan kali ini kita membahas tentang aturan penulisan elektronnya terlebih dahulu”.
·         Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
·         Guru menjelaskan teknis pembelajaran.

4 menit
Kegiatan Inti
Eksplorasi:
·       Guru membagikan Hand Out kepada masing-masing siswa.
·       Guru menyajikan materi pembelajaran.

Elaborasi :
·       Guru menguji pemahaman siswa dengan cara mengajak siswa bermain.
-       Masing-masing siswa diberi kesempatan membaca materi yang ada di Hand Out.
-       Setelah selesai membaca, siswa menutup bukunya.
·      Guru memulai permainan
-       Guru mengambiltongkatdanmemberikannyakepadasiswa.
-       Guru memainkan musik sebagai tanda bahwa permainan dimulai.
-       Guru memberikanpertanyaandansiswa yang memegangtongkatketika musik telah berhenti. Siswa yang bersangkutan tersebutharusmenjawabnya, demikianseterusnyasampaisebagianbesarsiswamendapatbagianuntukmenjawabsetiappertanyaandari guru.

Konfirmasi:
·       Guru menjelaskan kembali bila terjadi kesalahan dalam pemahaman materi.
·       Guru memberikan umpan balik kepada siswa.
8 menit
Kegiatan Akhir
Refleksi :
·      Guru membimbing siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
·      Guru memberikan evaluasi yang berupa pekerjaan rumah kepada siswa.
·      Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang “Hubungan konfigurasi elektron dengan sistem periodik”
·      Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran.

3  menit

VIII.   MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN
Media              : PPT,LCD, Proyektor, Papan tulis, Spidol, Lembar Evaluasi, Tongkat,
dan Hand Out.
            Sumber            : 1) Buku Kimia SMA kelas XI :
-   Sunarya, Yayan dan Agus Setiabudi. 2009. Mudah dan Aktif  Belajar Kimia untuk Kelas XI SMA/MA IPA. Jakarta : PT. Setia Purna Inves.
2) Intenet

IX.   PENILAIAN
1.        Teknik Penilaian:
a.    Aspek Spiritual        :    Non tes
b.    Aspek Pengetahuan      :            Tes tertulis                  
c.    Aspek Sikap             :    Sikap siswa selama pembelajaran berlangsung
d.   Aspek Ketrampilan  :    Produk hasil siswa menjawab soal guru

2.        Bentuk Instrumen:
a.    Essay
b.    Lembar pengamatan penilaian sikap
c.    Lembar pengamatan penilaian ketrampilan
LEMBAR EVALUASI

1)      Bagaimana aturan pengisian elektron berdasarkan aturan Aufbau ?
Jawab:.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
              Berdasarkan unsur dibawah ini, maka tuliskanlah konfigurasi elektronnya!
a)      8O                         : ......................................
b)      13Al                      : ......................................
c)      20Ca                      : ......................................
2)        Bagaimana aturan pengisian elektron berdasarkan kaidah Hund?
Jawab:.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Berdasarkan tabel dibawah, isilah keterangan salah/benar berdasarkan pengisian elektron pada orbital !
NO
Pengisian elektron pada orbital
Keterangan
1

2

3

4

5


3)        Bagaimana aturan pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli? Tuliskan 2 Contohnya !
Jawab:.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

            JAWABAN :
1)      Berdasarkan aturan Aufbau, “Pengisian elektron dimulai dari subkulit yang berenergi paling rendah dilanjutkan pada subkulit yang lebih tinggi energinya”.
Konfigurasi elektron dari masing-masing unsur berikut :
a)         8O                         : 1s2   2s2   2p4
b)        13Al                       : 1s2   2s2   2p6   3s2   3p1
c)         20Ca                      : 1s2  2s2   2p6   3s2   3p6  4s2
2)      Berdasarkan kaidah Hund :
a)    Dalam mengisi elektron disetiap orbital arah spin harus kearah positif  (keatas) terlebih dahulu.
b)   Setiap subkulit harus terisi elektron ½ penuh atau penuh terlebih dahulu.
Berdasarkan pengisian elektron menurut kaidah Hund :
NO
Pengisian elektron pada orbital
Keterangan
1
Benar
2
Benar
3
Benar
4
Salah
5
Benar

3)   Pengisian elektron berdasarkan larangan Pauli :
a)    Pengisian elektron harus dilakukan dengan pengisian elektron ½ penuh terlebih dahulu.
b)   Hanya berlaku untuk pengisian elektron pada sub kulit d dan f. Karena sub kulit d dan f akan lebih stabil apabila terisi ½ penuh atau penuh.
     Contoh :
27Co = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d7  menjadi 27Co = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d8
26Fe = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d6  menjadi 29Cu = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar